Saya membuat tulisan ini dipicu oleh kawan saya yang menulis ayat berikut di blognya:

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (Q.S : 2:45)

(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (Q.S. 2:46)
Berikut ini uraian dari ayat tersebut, yang saya dapat dari buku "Mengenal Diri Melalui Rasa Hati", karangan Syekh Imam Ashaari Muhammad at Tamimi:
Allah SWT mengatakan untuk menjadi orang yang sabar itu susah dan untuk menjadi orang-orang yang tetap shalat itu juga susah. Sabar ini menyatakan suatu amalan batin, sedangkan shalat adalah suatu amalan lahir/fisik. Arti ayat ini adalah kedua amalan lahir dan batin itu memang susah untuk diamalkan. Tetapi keduanya menjadi mudah bila kita dapat memiliki sesuatu yang lebih penting dari keduanya iaitu rasa khusyuk dengan Allah (rasa diawasi Allah setiap masa), yakni kita meyakini betul akan pertemuan dan pengembalian diri ke hadirat Allah SWT di akhirat nanti.
Dari situ fahamlah kita bahwa antara kedua amalan lahir dan batin, yang mesti diberatkan dan didahulukan pada diri kita ialah amalan batin. Kita usaha dapatkan dulu rasa khusyuk atau yakin akan kewujudan Allah serta pertemuan kembali kita dengan-Nya di satu hari nanti. Kemudian nanti, barulah kita akan ada kekuatan untuk mengamalkan syariat (amalan lahir) dan hakikat (amalan batin).
Tanpa rasa khusyuk itu, kita tidak akan dapat mengalahkan hawa nafsu dan syaitan yang senantiasa bersungguh-sungguh mengajak kita durhaka kepada Allah.
Inilah panduan kita untuk memperjuangkan Islam dalam diri manusia. Apa yang mesti didahulukan ialah berusaha supaya hati manusia berubah, dari hati yang tidak kenal Allah kepada hati yang khusyuk dan cinta kepada Allah. Dari hati yang lalai dengan Allah, kepada hati yang senantiasa ingat dengan Allah. Bila hati manusia sudah cinta dengan Allah , maka akan ringanlah manusia itu menerima dan mengamalkan syariat Allah lahir (shalat) dan batin (sabar).
Comments
Untuk dapat menjaga khusyu
Untuk dapat menjaga khusyu dalam shalat maupun di luar shalat, marilah kita selalu mengingat kematian: http://kawansejati.ee.itb.ac.id/ingatlah-kematian
Dalam video: http://www.youtube.com/watch?v=jjnjElOkR48
ikhlas?
kalau ikhlas itu sebelah sananya lagi sabar ya? kalau udah bisa sabar dan shalat, dengan sendirinya akan jadi ikhlas atau bagaimana?
Tentang sabar & ikhlas bisa
Tentang sabar & ikhlas bisa dibaca di http://www.ee.itb.ac.id/~waskita/antara-sabar-dan-ikhlas