Kumpulan hadis dan atsar sahabat tentang Imam Mahdi, Putera Bani Tamim dan Golongan Ikhwan

Berikut ini adalah kumpulan hadis dan atsar sahabat tentang Imam Mahdi, Putera Bani Tamim dan Golongan Ikhwan di akhir zaman. Isu ini sengaja saya angkat karena zaman ini sebenarnya sudah mendekati akhir zaman, artinya hadis-hadis dari Rasulullah tentang akhir zaman juga akan segera terjadi. Moga-moga berguna untuk para pembaca.

Comments

Bertaqwalah pada Allah

Bertaqwalah pada Allah SWT.
Sebelum anda bicara cari dazar_a dulu,
semoga Allah memberikan hidayah pada anda

Bertaqwalah pada Allah

Bertaqwalah pada Allah SWT.
Sebelum anda bicara cari dazar_a dulu,
semoga Allah memberikan hidayah pada anda

IMAM MAHDI

Issu kedatangan Imam Mahdi itu sebenarnya wujud harapan pengikut Nabi Ibrahim As. setelah beliau berdoa sbb.: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana” (QS. 2:129).

Oleh katurunan beliau ini selanjutnya, ditunggu-tunggulah kedatangannya sampai datang nabi terakhir dari dinasti Bani Israel yakni Nabi Isa As bin Maryam. Namun sayang, dalam Injil masih disebut issu Imam Mahdi, Mesiah, Satrio Piningit dsb. berarti masih akan datang lagi Imam Mahdi yang pamungkas, yang sesungguhnya.

Maka akhirnya, lahirlah Nabi kita Muhammad SAW sebagai Rasul Allah dan sekaligus penutup para nabi (QS. 33:40) dengan membawa Al Quran yang didalamnya memuat pernyataan atau ikrar Allah SWT bahwa Nabi Muhammad SAW dianugerahi agama ISLAM (QS. 5:3). Nama Islam tidak pernah termuat dalam kitab-kitab suci sebelum Al Quran.

Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW sekaligus juga terjawablah issu tentang akan datang lagi Nabi Isa bin Maryam dan issu Imam Mahdi. Nabi Isa As. tidak akan datang lagi karena sudah tegas dinyatakan dalam Al Qiran (S. 2:134 dan 141). Begitu juga Imam Mahdi tidak akan lahir lagi karena penutup para nabi hanyalah Nabi kita Muhammad SAW.

Tinggal bagaimana para khalifah-khalifah (ya raja, presiden, gubernur, pangeran, sultan, bupati atau walikota) kini dan yang akan datang ‘mampu’ membumikan Islam dan Al Quran dalam kehidupan nyata di dunia ini, ya masalah sosial budaya terutama masalah kekuasaan dan pemerintahannya.

assalamualaikum.... sodara

assalamualaikum....
sodara YTH. lupakah saudara, bahwa Rasulullah SAW telah meninggalkan 2 wasiat utk umat Islam ? yg apabila kita berpegang pada ke 2 nya maka tidak akan tersesat selamanya, yakni ; Al-quran dan Al-Hadits, kenapa sdr hanya merujuk pada Al-quran saja dan mengabaikan Hadits, bukankah Allah telah berfirman ;

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (Al-Ahzab [33] : 36).

nah, pantaskah umat Islam mengabaikan firman Allah tersebut ? pantaskah kita menafikan hadits-hadits Rasulullah SAW, apalagi yg berkaitan dengan peristiwa akhir zaman, ketahuilah agama tidak bisa dilogika kan semua, disitulah letak keimanan seorang hamba semoga sdr bkn termasuk golongan yg anti hadits karena hal ini juga sudah diberitahukan oleh Rasulullah SAW :

"Dari Miqdam bin Ma'dikariba Ra. ia berkata: Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Hampir tiba suatu zaman di mana seorang lelaki yang sedang duduk bersandar di atas kursi kemegahannya, lalu disampaikan orang kepadanya sebuah hadits dari haditsku maka ia berkata:"Pegangan kami dan kamu hanyalah kitabullah (Al-Qur'an) saja. Apa yang dihalalkan oleh Al-Qur'an kami halalkan. Dan apa yang ia haramkan kami haramkan". (Kemudian Nabi Shallallahu ‘Alaihi waSallam melanjutkan sabdanya): "Padahal apa yang diharamkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi waSallam samalah hukumnya dengan apa yang diharamkan Allah Subhanhu wa Ta’ala ". (HR. Abu Dauddan Ibnu Majah)"

dan berhati-hatilah kalau sdr beranggapan semua harus masuk akal. maka sdr telah tercemar paham materialisme, segeralah bertobat...

sangat banyak hadits-hadits mengenai tanda-tanda dekatnya kiamat (urutan kejadiannya wallahua'lam) :
1. kedatangan dan perjuangan Imam Mahdi yang bernama sama dengan Nabi SAW (Muhammad bin Abdullah)
2. terjadinya ad-dukhan (asap/kabut/debu yg menyelimuti bumi)
3. keluarnya Dajjal
4. turunnya Nabi Isa AS
5. terbitnya matahari dari tempat terbenamnya
6. keluarnya binatang (dabbah) yg bisa berbicara
7. keluarnya Ya'juj dan Ma'juj (gog dan magog)
8. penenggelaman bumi ditimur, dibarat dan dijazirah arab
9. keluarnya api dari Yaman yg akan menggiring manusia

ane bukan menggurui cuma mengingatkan, ingatlah firman Allah yg pertama kali turun ; Iqra'....iqra'...iqra'